Banjir Pergi, Lubang Menanti
Arfi Bambani Amri, Ken Yunita – detikcom

Jakarta – Banjir memang telah surut. Namun pengendara motor masih harus berhadapan dengan satu persoalan yang ditinggalkan banjir: lubang-lubang di jalanan.

Pantauan detikcom, Kamis (8/2/2007), lubang-lubang itu tersebar di berbagai ruas jalan utama seperti Jalan HR Rasuna Said, MT Haryono, Sultan Agung, dan Mampang Prapatan.

Di MT Haryono, terdapat beberapa lubang kecil yang cukup membahayakan. Misalnya saat hendak memasuki jalan layang yang melewati rel KA di pinggir Stasiun Cawang. Terdapat 3 lubang berderet mengikuti retakan aspal. Diameter lubang yang terbesar mencapai 30 cm.

Di Jalan Sultan Agung, lubang-lubang menganga siap menanti ketika keluar terowongan Manggarai menuju Terminal Manggarai. Tak berbeda, arah menuju terowongan juga begitu, lubang-lubang besar dan kecil menganga.

Di terowongan Manggarai juga terdapat lubang-lubang kecil yang cukup mengganggu pengendara motor. Dijamin pengendara motor bakal ajrut-ajrutan saat melalui terowongan yang sempat terendam air lebih dari 1 meter ini.

Sementara di Jalan HR Rasuna Said, walau diameter lubang tidak terlalu lebar, tapi cukup mengganggu. Pengendara motor harus siap menginjak rem saat melalui lubang-lubang mulai dari diameter 20 cm sampai 50 cm itu.

Beberapa titik lubang berdiameter 30 cm muncul di jalur lambat HR Rasuna Said dari arah Menteng menuju Mampang. Misalnya di depan RS MMC dan beberapa meter sebelum persimpangan jalan Casablanca.

Lubang-lubang itu ada yang baru muncul setelah banjir, namun ada juga muncul di bekas galian proyek pembangunan monorel. Bekas galian monorel ini sudah diratakan dengan tanah sebelum banjir, namun air berhasil membongkarnya sedikit demi sedikit.

Terus ke arah selatan, satu lubang besar mirip telaga kecil terlihat di depan pom bensin di perempatan Santa (Jalan Pierre Tendean)-Mampang. Lubang berdiameter 3 meter ini terletak persis di pinggir trotoar saat hendak masuk pom bensin. Lubangnya tidak dalam, namun diisi oleh air setinggi 10 cm.

Di Jalan Mampang Prapatan Raya, ditemui beberapa lubang berdiameter mulai dari 20 cm sampai 30 cm. Lubang-lubang ini tersebar di berbagai tempat, misalnya di perempatan Mampang-Duren Tiga.

Satu lubang yang agak berbahaya terletak di dekat perempatan Duren Tiga Selatan-Bangka, di seberang gedung Krama Yudha. Lubang tersebut berbentuk segi empat dengan lebar 30 cm dan panjang 60 cm.

Bahayanya karena sisi panjangnya mengikuti jalan. Niscaya motor akan terjebak di dalam lubang karena lubangnya lebih panjang dari diameter roda motor. Maka, berhati-hatilah para pengendara motor.(aba/sss)

sumber: http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/02/tgl/08/time/161418/idnews/739954/idkanal/10