LBH Jakarta Siap Fasilitasi Warga Korban Banjir (7 Februari 2007)

JAKARTA, KOMPAS — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta menyatakan siap memfasilitasi warga korban banjir Jakarta 2007, yang ingin menggugat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kini, LBH Jakarta juga membuka Pos Pengaduan Pelayanan Banjir.

“Ada dua tujuan dari pembukaan Pos ini. Pertama, menolong korban banjir sesuai kompentensi LBH Jakarta, seperti contohnya menghubungkan keluhan pelanggan dengan PDAM. Kedua, mendata korban banjir untuk persiapan gugatan korban banjir terhadap Pemprov DKI Jakarta,” kata Direktur LBH Jakarta, Asfinawati, Rabu (7/2) di Jakarta.

Menurut Asfinawati, saat ini LBH Jakarta sedang mengumpulkan rekam media, mulai dari data-data lokasi banjir, korban banjir, hingga pernyataan-pernyataan pejabat terkait bencana banjir Jakarta 2007 ini.

Kemudian, LBH Jakarta akan menginvestigasi lokasi banjir berikut penyebabnya. “Kami akan mengaitkan bencana banjir ini dengan pelanggaran tata ruang, yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta,” tandas Asfinawati. Dia meyakini gugatan tersebut, dalam melecut Pemprov DKI Jakarta untuk lebih baik dalam menangani persoalan banjir.

Dia menegaskan warga dari beberapa wilayah di Jakarta, memang sudah menyatakan niat menggugat Pemprov DKI Jakarta, seperti warga dari Bekasi dan Tanjung Priok. Besar kemungkinan, LBH Jakarta akan menggugat dengan sistem perwakilan kelas atau class action. Gugatan class action ini, akan melibatkan pula beberapa lembaga masyarakat yang peduli.

Maret 2002 silam, LBH Jakarta bersama 32 organisasi non pemerintah seperti Lembaga Studi dan Hak Asasi Manusia (Elsam) Indonesia Corruption Watch (ICW), Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Urban Poor Consortium (UPC), Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jakarta, dan Walhi Eksekutif Nasional, juga pernah menggugat pemerintah terkait bencana banjir Jakarta 2002.

Ketika itu, sebagai tergugat I adalah Presiden RI Megawati, tergugat II Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, dan Gubernur Propinsi Jawa Barat Nuriana, sebagai turut tergugat.

Pos Pengaduan Pelayanan Banjir dapat dihubungi pada nomor telepon 021-3145518 atau nomor HP 08158853056 (Hermawanto), 0811987318 (Gatot), atau datang langsung ke kantor LBH Jakarta di Jalan Mendut Nomor 3.

Laporan Wartawan Kompas Haryo Damardono

sumber: http://petisinasional.org/forum/viewtopic.php?t=11&sid=c4773db31f49a9aaa9055336c022399c