PROTAP
PERMINTAAN OBAT-OBATAN KLB BANJIR
DINAS KESEHATAN PEMERINTAH PROPINSI DKI JAKARTA


I. Permintaan obat-obatan dalam keadaan banjir.

Surat Permintaan ditujukan ke Kepala Sudin Kesmas atau Sudin Yankes setempat dengan mencantumkan :
1. Lokasi dan Alamat Posko banjir.serta prediksi Jumlah pengungsi yang kan dilayani .
2. Penanggung jawab Posko dapat terdiri dari ; Dokter, atau Paramedis , atau LSM atau RT / RW setempat.( bukan bersifat perorangan )
3. Surat Permintaan harus ditanda tangani oleh Penanggung jawab Posko dan Pen Jawab Medis / Para medis dan diberi stempel.
4. Bila poin a,b,c tsb diatas telah terpenuhi Sudin Kesmas atau Sudin Yankes dalam waktu sesingkat mungkin harus segera melayani permintaan obat tsb
5. Setelah obat diterima oleh posko banjir, posko wajib memberikan laporan pemakaian obat tersebut kepada Kepala Sudin Kesmas atau Yankes paling lambat 2 (dua ) minggu setelah obat diterima (laporan pemakaian obat wajib segera dilaporkan), atau dapat juga diserahkan pada saat permintaan obat berikutnya.

II. Pendistribusian Obat-obatan

Obat yang disistribusiak kepada Organisasi / LSM / Profesi /RT/RW terdiri dari 3 (tiga) Kriterian / Paket yaitu : Pakat A , Paket B dan Paket C
1. Paket A : Penanggung Jawab Dokter, terdiri dari : Antibiotik, Analgesik B, Antipyretik B, Antitusif, Antialergi, Antidiare, Psikotropik, Vitamin, Dan obat lainnya yg diperlukan:Cardio Vascular (bila ada ) Obat luar (salep, Inj. Inf ) Alat kesehatan lainnya
2. Paket B : Penanggung jawab Paramedis, Terdiri dari : Paket A tanpa Antibiotik dan Psikotropik dan Cardio Vascular .Inj, Infus
3. Paket C : Penanggung jawab LSM atau RT / RW setempat, terdiri dari : Obat bebas Vitamin Obat luar non antibiotik dan Inj /Infus

sumber: http://www.dinkes-dki.go.id/banjir.html