Warga Kampung Sepat Mengungsi di Kontainer
Ari Saputra – detikcom

Jakarta – Untuk bertahan hidup, korban banjir harus kreatif. Tak ada rumah untuk mengungsi, kontainer pun jadi.

Itulah gambaran warga Kampung Sepat Malaka, Kelurahan Rorotan, Jakarta Utara.

Pantauan detikcom, Kamis (8/2/2007), sekitar 500 orang terpaksa menempati 60 kontainer yang terparkir di terminal milik PT BCC di Jalan Raya Cakung Cilincing (Cacing), Jakarta Utara.

Di antara pengungsi, ada seorang ibu dan bayinya yang baru berumur 4 hari. Darmiyati dan bayinya harus tinggal di kontainer yang pengap.

Menurut Nurdin (44), warga sudah berada di pengungsian ini sejak hari Minggu 4 Februari. Mereka diperbolehkan menempati kontainer dengan catatan mereka harus pindah ke kontainer lain saat kendaraan besar itu akan digunakan mengangkut barang.

“Kalau mau dipakai angkut barang, kami harus pindah,” kata Nurdin.

Menurut Nurdin, rumah-rumah mereka terendam air hingga sedada orang dewasa. Hingga saat ini, air belum surut sehingga warga belum bisa kembali ke rumah.(ken/nrl)

sumber: http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/02/tgl/08/time/141517/idnews/739843/idkanal/10
08/02/2007 14:15 WIB