Belanda Siap Kerja Sama Manajemen Air

JAKARTA, KOMPAS – Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Republik Indonesia, Nikolaos van Dam, menyatakan pemerintahnya siap bekerja sama dengan Pemerintah Republik Indonesia dalam rekayasa teknik dan manajemen air.

“Kami sudah dan selalu siap untuk membantu Republik Indonesia. Apalagi ada ikatan historis yang kuat antara Kerajaan Belanda dan Republik Indonesia. Musibah banjir di Jakarta mengundang simpati dan rasa solidaritas spontan di seluruh Belanda saat ini. Kami menyatakan dukacita yang mendalam bagi para korban,” ujar Nikolaos van Dam seusai menyerahkan bantuan perahu karet bermotor untuk Kepolisian Negara RI (Polri) di Jakarta, Jumat (9/2).

Pemerintah Kerajaan Belanda sejak beberapa abad lalu membantu dan bekerja sama dengan sejumlah negara dalam manajemen dan rekayasa teknik pengaturan air. Terakhir kali pascamusibah topan Katrina yang menghancurkan Kota New Orleans di Amerika Serikat, para insinyur Belanda terlibat dalam pembangunan dan pengaturan air di kota dataran rendah yang terletak di Muara Sungai Missisippi dan Teluk Meksiko (Kompas, 7/2).

Bantuan awal yang diserahkan Kerajaan Belanda kali ini merupakan bagian dari sumbangan senilai satu juta euro (Rp 11,7 miliar). Nikolaus van Dam yang menyampaikan sambutan dalam bahasa Indonesia menjelaskan, bantuan saat ini difokuskan untuk menyediakan keperluan dasar para pengungsi.

“Separuh dari bantuan disalurkan Palang Merah Belanda dan Palang Merah Indonesia dalam bentuk makanan, air bersih, obat-obatan, pakaian, selimut dan logistik. Sisa bantuan sekitar Rp 5,85 miliar disalurkan lewat lembaga International Organization for Migration untuk menyediakan perahu-perahu karet,” ujarnya.

Selain itu masih ada bantuan spontan dari masyarakat Rotterdam-Sister City Jakarta berupa uang sebesar 100.000 euro (Rp 1,17 miliar).

Bantuan berupa perahu karet sebanyak 45 unit yang diserahkan kepada Badan Koordinasi Nasional (Bakornas) Penanggulangan Bencana, 30 unit di antaranya untuk Polri. “Bantuan lain masih akan datang dari berbagai lembaga di Kerajaan Belanda,” ucap Van Dam.

Komisaris Jenderal Iman Haryatna, Kepala Badan Pembinaan Keamanan Mabes Polri, dalam kesempatan itu mengatakan, bantuan perahu karet sangat tepat guna.

“Persoalan peralatan, seperti perahu karet, menjadi kendala utama dalam penanganan banjir yang sedemikian luas,” ujar Iman. (ONG)

sumber: http://www.kompas.com/ver1/Metropolitan/0702/10/054744.htm, Sabtu, 10 Februari 2007 – 05:47 wib