PascaBencana
Air Bersih dan Pengobatan untuk Korban Banjir

Jakarta, Kompas – Ikatan Dokter Indonesia lewat Posko Kesehatan IDI Peduli mengupayakan distribusi air bersih bagi masyarakat, sekaligus memberikan pelayanan kesehatan.

Menurut Ketua Purna PB IDI Farid Anfasa Moeloek di Sekretariat PB IDI di Jakarta, Sabtu (10/2), pendistribusian air bersih merupakan kerja sama PB IDI dengan Lapi/ITB, Dharma Wanita, dan Kodam Siliwangi. Lapi/ITB menyerahkan pengoperasian dua mobil pengolah air bersih kepada PB IDI.

Hari Senin pekan lalu, satu mobil ditempatkan di Jalan Sultan Agung di tepi Kali Manggarai, Jakarta Selatan, dan satu lagi di Pondok Gede Permai, Jati Asih, Bekasi. Hari Rabu, mobil dipindahkan ke Kalimalang di dekat Universitas Borobudur, Jakarta Timur, dan ke Jalan Inspeksi Kali Sunter, Jakarta Utara.

Pendistribusian air dilakukan dengan mobil tangki Dinas PU dan Dinas Pertamanan. Selain itu, sejumlah reservoir air juga ditempatkan di sejumlah wilayah untuk memudahkan warga mengakses air bersih. Di antaranya di depan Stasiun Manggarai, Jalan Danau Limboto Bendungan Hilir, Jalan Kebon Baru, Kodim Semper, RS Islam Sukapura Semper, Rumah Zakat dekat RS Hermina Jatinegara, dan Jalan Sungai Cisandarung.

Terkait pelayanan medis, Ketua Komite Penanggulangan Bencana PB IDI, Rosita Rivai, menyatakan bahwa PB IDI mendapat dukungan dari Bakornas LKMI-HMI, Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia, dan mahasiswa FK UMJ dalam mengoperasikan 26 posko kesehatan yang tersebar di DKI Jakarta, Banten, serta Jawa Barat.

“Beberapa anggota masyarakat, perusahaan swasta nasional, dan LSM mendukung PB IDI dalam menyalurkan bantuan berupa obat-obatan, makanan, susu bayi, dan air minum dalam kemasan, selimut,” tutur Rosita.

Hari Sabtu lalu, Singapore Technologies Telemedia menyerahkan sumbangan berupa cek senilai Rp 150 juta untuk mendukung kegiatan PB IDI. Sejumlah anggota Singapore Medical Council juga menyumbang dalam bentuk selimut dan obat-obatan.

Masyarakat yang memerlukan bantuan atau hendak menyerahkan bantuan bisa menghubungi dokter Rosita Rivai (0811934815), dokter Yeni (08129989871), dokter Arjuna Sakti (08164802630), dan dokter Hasnah Siregar (0816824084). (atk)

sumber: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0702/12/humaniora/3308242.htm, Senin, 12 Februari 2007