Butuh Rp 140 M Perbaiki Jalan Jakarta yang Dirusak Banjir
Fitraya Ramadhanny – detikcom

Jakarta – Banjir menghancurkan sebagian jalan-jalan di Jakarta. Pemerintah harus merogoh kocek sekitar Rp 140 miliar untuk memperbaikinya.

Besarnya dana itu disampaikan Menteri PU Djoko Kirmanto sebelum sidang kabinet di Kantor Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (14/2/2007). “Itu perlu biaya perbaikan Rp 140 miliar,” katanya.

Dana itu termasuk untuk perbaikan Jalan Cakung-Cilincing yang membutuhkan biaya Rp 80-90 miliar, dan juga sejumlah ruas jalan lainnya, seperti Jalan Cacing dan Jalan Koja di Jakarta Utara yang rusak paling parah.

Rencananya dana Rp 140 miliar itu akan diambil dari APBN 2007. “Kalau tidak cukup kita akan minta dari APBN-P dan jika belum selesai akan menggunakan APBN 2008,” katanya.

Arus Ekspor-Impor Normal

Sementara Menhub Hatta Rajasa menjelaskan, arus transportasi jalur ekspor impor kini sudah kembali normal.

Penumpukan kontainer dari 8.000 unit per hari sudah menurun tinggal 7.000 unit. “Penumpukan di container yard masih 60 persen atau di bawah ambangnya 80 persen,” kata dia.

Selain itu, untuk jalur kereta api dari Jakarta-Tangerang yang masih belum dioperasikan, kata dia, lebih karena faktor pemeriksaan akhir untuk memastikan keamanan.

“Bukan karena banjir, tapi pemeriksaan teliti agar tidak terjadi kecelakaan,” katanya. (umi/sss)

sumber: http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/02/tgl/14/time/104306/idnews/741973/idkanal/10, 14/02/2007 10:43 WIB