Jawa Barat Minta Rp 900 Miliar untuk Penataan Ruang dan Perbaikan Situ
Rabu, 14 Pebruari 2007 | 04:32 WIB

TEMPO Interaktif, Bandung:

Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan meminta anggaran penataan ruang sebesar Rp 900 miliar dialokasikan dalam anggaran pendapatan dan belanda negara. Dana itu untuk membenahi hutan, sumber daya air, dan penataan ruang. Sekitar Rp 250 miliar dari dana itu akan digunakan merevitalisasi 150 situ yang ada di Jawa Barat.

Sampai saat ini hanya 40-an situ yang masih berfungsi menampung air. Sebagian besar sisanya hampir mati sehingga perlu diperbaiki. Pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri hanya sanggup menyediakan dana sebesar Rp 8-10 miliar untuk merevitalisasi sebagian kecil situ yang masih berfungsi.

“Ini masih mengajukan, realiasinya tergantung anggaran negara,” kata Danny Setiawan di Bandung kemarin. Revitasasi situ dan penataan ruang ini untuk mencegah berulangnya bencana banjir yang dilakukan dari hulu sampai hilir. Untuk perbaikan kawasan hulu, Danny menyetujui perbaikan dengan penanaman pohon dan pembuatan sumur resapan.

Namun, dia mengingatkan bahwa perbaikan di wilayah hulu bersifat evolutif dan hasilnya akan di wilayah konservasi dalam sekitar tujuh sampai 10 tahun mendatang. Untuk itu
dia meminta perbaikian di wilayah hilir dilaksanakan seperti menormalisasi kembali penampungan dan saluran air.

Tentang pengendalian pembangunan di kawasan Bogor, Puncak, dan Cianjur, Danny menyatakan bahwa pihaknya menunggu pengesahan Rancangan Undang-Undang Tata Ruang. “Isinya antara lain memberikan satu perkuatan bagi gubernur di luar Gubernur DKI Jakarta,” katanya. ahmad fikri

sumber: http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/jawamadura/2007/02/14/brk,20070214-93173,id.html