Kerjasama Mitigasi Bencana Para Ahli Indonesia-Jepang
Laporan Wartawan Kompas Gesit Ariyanto

JAKARTA, KOMPAS – Para ahli penanggulangan bencana dari Indonesia dan Jepang sepakat meningkatkan kerjasama untuk menghindari dampak kerusakana bencana alam seperti tsunami, gempa bumi, dan tanah longsor. Kerjasama dikuatkan dalam nota kesepahaman yang ditandatangani Badan Litbang Pekerjaan Umum, Perhimpunan Insinyur Indonesia, dan Masyarakat Insinyur Sipil Jepang di Jakarta, Selasa (13/2).

“Kita memiliki persoalan yang mirip dalam hal ancaman bencana alam yang disebabkan posisi geografis, sehingga tepat untuk saling bekerjasama berbagi pengalaman dan pengetahuan,” kata Pimpinan Delegasi Masyarakat Insinyur Sipil Jepang yang juga guru besar pada Universitas Tokyo Kazuo Konagai.

Kerjasama meliputi serangkaian seminar dan diskusi tentang aspek teknis mitigasi dan rehabilitasi bencana, saling mengunjungi untuk melihat contoh sukses di kedua negara, dan adanya saling memfasilitasi para ahli dan peneliti untuk memantapkan forum komunikasi dan jejaring untuk efektivitas pertukaran data dan informasi bencana alam.

Kepala Badan Litbang PU Basuki Hadimulyono mengatakan, penandatanganan nota kesepahaman merupakan hal yang mudah. Yang terpenting adalah bagaimana menerapkan rencana kerjasama menjadi efektif demi masyarakat korban bencana.

Salah satu poin yang digarisbawahi dalam kerjasama adalah bagaimana proses rehabilitasi bencana yang beruntun terjadi di Indonesia sejak tahun 2004 hingga 2007. Contoh rehabilitasi yang dinilai lambat adalah proses rekonstruksi dan rehabilitasi pascatsunami di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).

sumber: http://www.kompas.com/ver1/Nasional/0702/13/134933.htm