Pasien Diare Tumplek di Aula & Tenda, RS Koja Kayak Pasar
Ari Saputra – detikcom

Jakarta – Tangisan balita pasien diare terdengar pilu di aula RS Koja. Ruangan yang penuh sesak dengan fasilitas seadanya ini jauh dari nyaman untuk beristirahat si sakit.

Hingga Selasa (13/2/2007) pukul 10.00 WIB, 285 pasien diare dan 42 DBD. Jumlah total plus pasien rawat jalan mencapai 865 orang.

Lantaran ruang rawat inap dan lorong rumah sakit sudah penuh, pasien dibawa ke aula lantai IV, RS Koja, Jalan Cijampea, Jakarta Utara. Biasanya aula ini digunakan untuk ruang pertemuan dan seminar.

Nah di tempat inilah kini dirawat 116 pasien. Saking membludaknya, ada beberapa tempat tidur yang dipakai untuk 2 balita. Botol infus pun bergelantungan bak jemuran. Belum lagi hiruk pikuk para orangtua yang panik memanggil tim medis kala infus buah hatinya macet. Sumpek!

Selain ditampung di aula, pasien juga dirawat di tenda yang dibangun di arena parkir. Ada 2 tenda putih yang masing-masing berkapasitas 20 tempat tidur ukuran plus fasilitas AC.

“Saya baru pagi ini masuk nganterin anak saya. Saya kaget, kok ditempatkan di aula kayak pasar. Mau kencing saja susah, orang banyak banget, toiletnya cuma 2, itu pun airnya ngadat,” kata Sukarman warga RT 01 RW 12 Sukapura, Jakarta Utara, sambil menidurkan putranya, Muklis Afandi (11 bulan).

Muzaki, warga RT 04 RW 07 Koja juga mengeluhkan hal yang sama. “Tadi pagi kesulitan MCK karena banyak yang antre, terpaksa nyari MCK ke gedung sebelah yang kosong. Kalau bisa, pihak RS perhatikan, jangan hanya yang pasien, tetapi juga yang nungguin,” keluh ayah dari Fariz (13 bulan) ini.(aan/sss)

sumber: http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/02/tgl/13/time/141341/idnews/741604/idkanal/10, 13/02/2007 14:13 WIB