Bogor Siapkan 2 Triliun
Senin 12 Februari 2007, Jam: 23:12:00

BOGOR (Pos Kota) – Kawasan wisata Puncak di Kabupaten Bogor, akan di tata kembali. Daerah gundul, akan kembali dihijaukan. Pembuatan setu, sebagai tempat resapan air, juga akan dibangun. Wakil Bupati Bogor, Albert Pribadi SE menegaskan hal ini saat dikonfirmasi tentang langkah lanjutan Pemkab Bogor dalam mencegah banjir di waktu mendatang.

Untuk daerah resapan air, Albert mengaku, pihaknya akan membangun 98 setu yang tersebar di wilayah yang rawan longsor dan banjir dan reboisasi, dengan penanaman kembali lahan gundul. Anggaran untuk semua program yang mencapai Rp 2 triliun ini. Menurut Albert, sudah tersedia, karena adanya bantuan dari pemerintah Propinsi Jawa Barat, DKI Jakarta dan pemerintah pusat.

Tentang villa yang tidak memiliki aspek hukum, Wakil Bupati Albert masih melakukan koordinasi dengn Dinas Cipta Karya (DCK) Kabupaten Bogor yang kini sedang melakukan pendataan. Jika nanti terbukti, banyak bangunan berupa villa atau rumah tinggal yang belum mempunyai ijin IMB, maka pihaknya akan memberi toleransi untuk mengurusnya.

”Jika tidak mau, akan dibabat habis. Puncak harus kembali ke asalnya, sebagai kawasan resapan air dengan terus mempertahankan ekosistim sebagai wilayah berhawa sejuk,” papar tegasnya.

Pendataan kembali villa dikawasan puncak, katanya, sesuai dengan instruksi Wapres M. Jusuf Kalla. Isinya sangat tegas, jika terbukti menyalahi aturan, maka baik pemberi maupun penerima ijin, semuanya dihukum berat.

”Kami tidak mau kena getah, akibat adanya bangunan mewah puncak yang tidak resmi,” bebernya sambil menambahkan, UU Perlindungan hutan, kedepan, akan menjadi prioritas utama Pemkab Bogor dalam membangun.

sumber: http://www.poskota.co.id/news_baca.asp?id=29851&ik=4