Hari Ini, 5 Pasien Korban Banjir Meninggal di RSUD Koja
Ari Saputra – detikcom

Jakarta – Korban meninggal terus berjatuhan di RSUD Koja, Jakarta Utara. Kali ini, korban adalah balita berumur 11 bulan bernama Asep Supardi.

Anak pasangan Ningsih (28) dan Ujang (30), warga Jl Palem RT 10/8, Tugu Utara, Jakarta Utara tersebut, meninggal hari ini, Kamis (15/2/2007) pukul 17.15 WIB di RSUD yang berlokasi di Jl Cijampea Raya itu.

Asep sudah dirawat sejak kemarin, Rabu 14 Februari 2007. Sore tadi, pukul 15.00 WIB, Asep sempat mengalami masa kritis hingga jantung dan nafasnya terhenti.
Petugas medis sempat memberikan pertolongan nafas buatan dengan pompa kecil. Setelah itu, jantung dipompa dengan tangan.

Sepatah kata harapan sempat muncul dari Ujang saat anaknya dirawat intensif.

“Alhamdulillah, sudah bisa tertolong. Banyak berdoa,” lirih Ujang pada istrinya usai mengetahui anaknya lepas dari maut.

Sayang, rasa bahagia itu hanya bertahan 2 jam. Pukul 17.00 WIB, Asep kembali mengalami kritis. Petugas medis yang menangani langung memberikan bantuan utama. Cairan obat disuntikkan lewat selang infus guna menolong Asep.

Sayang, Tuhan berkehendak lain. Nyawa Asep tidak tertolong lagi. Dia meninggal di tengah hiruk pikuk UGD. Kedua orangtua Asep yang dengan setia menemani hingga detik-detik terakhir, tak kuasa menahan sedih. Derai air matapun mengalir deras melepas kepergian Asep.

Dengan kematian Asep, RSUD Koja hari ini telah kehilangan lima pasiennya yang meninggal dunia. Kelimanya yakni, Ani (21), meninggal lantaran demam berdarah; Kiki Ayu (4,5) karena DBD; Jhoni (40) karena diare akut; Rafli (1,5) karena diare, dan terakhir Asep.

Total kematian korban banjir yang sempat dirawat RSUD Koja mencapai 12 orang. RSUD Koja saat ini terus kebanjiran pasien . Sejak banjir melanda Jakarta, sudah lebih dari 1.000 orang yang telah menjalani perawatan. (Ari/gah)

sumber: http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/02/tgl/15/time/195456/idnews/742805/idkanal/10, 15/02/2007 19:54 WIB