Warga Menteng Polisikan Sutiyoso
Chazizah Gusnita – detikcom

Jakarta – Warga Menteng, Jakarta Pusat melaporkan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso ke Polda Metro Jaya atas pemberian izin tanpa analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) atas pembangunan lapangan Persija menjadi Taman Kota Menteng.

Pembangunan Taman Kota Menteng menyebabkan genangan air setinggi 50 centimeter di Jalan Indramayu dan Cokroaminoto akibat resapan air di kedua daerah itu berkurang.

“Pembangunan itu belum ada Amdal-nya. Sejak dibangun 2 Juli 2006 sampai sekarang, tapi sudah dapat izin pembangunan. Kita gugat karena Sutiyoso orang yang paling atas dalam pemberian kebijakan itu,” kata Direktur Eksekutif Walhi Jakarta, Slamet Daroyni saat mendamping warga Menteng di Polda Metro Jaya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (16/2/2007).

Menurutnya, Sutiyoso digugat atas segara kebijakan pemberian izin pembangunan di Jakarta yang selalu menyebabkan degradasi lingkungan hidup. Hal ini, mengakibatkan timbulnya banyak bencana di Jakarta termasuk banjir. “Tergantung penyidik nanti berkembang ke arah mana. Dan siapa saja yang akan diperiksa setelah Sutiyoso,” kata Slamet.

Slamet menjelaskan, Sutiyoso bisa dikenakan pasal 15, 19 dan 41 UU Nomor 23 tahun 1997 tentang pengelolaan lingkungan hidup. “Ancaman hukumannya 15 tahun,” ungkapnya. Selain itu, ujar Slamet, Sutiyoso juga bisa dikenakan pasal 1 UU Nomor 5 tahun 1992 tentang Cagar Budaya dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.(mar/ary)

sumber: http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/02/tgl/16/time/180804/idnews/743275/idkanal/10, 16/02/2007 18:08 WIB