Bank Dunia Tawarkan Bantuan Proyek Pascabanjir

Jakarta-RoL — Bank Dunia menawarkan bantuan untuk pendanaan sejumlah proyek pascabanjir di Jakarta dalam bentuk pinjaman lunak kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Ritola Tasmaya usai bertemu dengan Direktur Bank Dunia untuk Program Pembangunan Berlanjut di Balaikota Jakarta, Rabu (21/2), menjelaskan, selain menawarkan bantuan untuk program penanggulangan banjir juga ditawarkan program untuk penanganan sampah dan rumah susun.

“Jadi, ada tiga sektor yang dibahas yaitu pembangunan rumah susun untuk masyarakat miskin, penanganan banjir dan juga masalah sampah,” kata Ritola. Namun, Bank Dunia memfokuskan program bantuan tersebut untuk masalah penanganan banjir dan penanganan sampah.

“Bank Dunia menawarkan pinjaman lunak kepada Pemkot DKI karena menilai ‘rating’ pengembalian pinjaman oleh Pemprov DKI cukup baik sehingga pinjaman lunak tersebut bisa langsung diberikan oleh Bank Dunia,” tuturnya.

Namun untuk dapat merealisasikan komitmen tersebut, pihak Pemprov DKI harus melakukan pembicaraan dengan Departemen Keuangan dan Departemen Pekerjaan Umum.

“Itu karena kita memiliki aturan keuangan yang harus dibicarakan dengan Departemen Keuangan. Sementara dengan Departemen Pekerjaan Umum kita bersama-sama mendisain penanganan banjir dan proyek perumahan (rusun) di Jakarta,” katanya.

Ritola bersama-sama dengan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso bertemu Direktur Bank Dunia untuk Program Pembangunan Berlanjut, Christian Dilvoie, membahas pembicaraan awal untuk penjajakan program.

“Tindak lanjutnya akan dilakukan pada pekan depan yaitu pembahasan sejumlah rencana oleh tim teknis sehingga Bank Dunia dapat mengetahui rencana Pemprov DKI dan mengakomodasinya,” tambah Ritola. antara

sumber: http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=283571&kat_id=23
Rabu, 21 Februari 2007 19:10:00