Jalur Busway Hancur: Kualitas Material Buruk

PULOGADUNG, WARTA KOTA — Jangan berharap bisa naik busway koridor II (Pulogadung-Harmoni) dengan nyaman. Selain harus melewati beberapa titik kemacetan, kondisi sebagian besar jalur ini dalam keadaan rusak berat. Kerusakan terparah terjadi di sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan mulai dari perempatan Kelapagading sampai sebelum pintu masuk Terminal Bus Pulogadung.

Di ruas jalan ini terdapat ratusan lubang yang menganga. Besarnya bervariasi. Ada yang berdiameter sekitar 30 cm dan ada pula yang kerusakannya mencapai separuh lebar jalan.

Di sekitar Halte Bermis, lapisan aspal tergerus banjir sehingga menimbulkan lubang besar. Laju busway menjadi terhambat. Para sopir bus Transjakarta yang melintas di jalan ini harus mengurangi kecepatan supaya goncangan kendaraan tidak terlalu besar.

Di sekitar Halte ASMI, keadaan juga tidak jauh berbeda. Selain ruas jalan berlubang, di sini sebagian jalan juga bergelombang. Kondisi jalan di sekitar sekitar halte ini juga diperparah dengan banyaknya ceceran tanah dari taman median jalan yang terbawa arus banjir pada awal Februari 2007. Hingga kemarin tanah itu belum juga dibersihkan dari jalur tersebut.

Meski jalur busway di Jalan Perintis Kemerdekaan rusak, jalan regulernya justru tetap mulus. Tampak perbedaan kualitas antara jalan reguler dan jalur bus Transjakarta. Padahal, sebelum dijadikan jalur busway, pemerintah sempat mengeraskan jalur tersebut.

Ahmad, warga Pedongkelan, Jakarta Timur, mengatakan, kerusakan jalur busway di Jalan Perintis Kemerdekaan terjadi sebelum datangnya musim hujan. “Setelah musim hujan kerusakannya tambah parah,” paparnya.

Dia menduga kualitas material dan pemasangan sparator jalur busway juga asal-asalan sehingga mudah lepas/bergeser dari tempatnya.

Kerusakan serupa juga terjadi di koridor III (Kalideres-Harmoni), terutama di sekitar Jalan Daan Mogot, koridor I (Blok M – Kota) di sekitar Jalan Gajah Mada, serta di koridor Kampungmelayu-Ancol di Jalan Gunung Sahari, Pademangan.

Wakil Ketua Komisi D DPRD DKI Muhayar minta agar Dinas Pekerjaan Umum DKI secepatnya memperbaiki jalur busway yang rusak. “Saya kira, yang terkait dengan pelayanan masyarakat harus didahulukan. Jangan sampai kerusakan itu dibiarkan berlama-lama dan kian parah,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan DKI Nurachman mengatakan, jalur pada koridor II dan III paling banyak rusak akibat banjir. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 20 miliar. Perbaikan kerusakan itu menunggu anggaran turun. (tos/gus/pro)

JALAN TRANSJAKARTA RUSAK
* Jalan Daan Mogot
* Jalan Perintis Kemerdekaan
* Jalan Gunung Sahari
* Jalan Gajah Mada
* Jalan Abdul Rahman Saleh
* Jalan Senen Raya
* Jalan Kwini Raya

sumber: http://www.kompas.com/ver1/Metropolitan/0702/22/065705.htm