Tiga Korban Banjir Meninggal Akibat Leptospirosis

Jakarta (ANTARA News) – Jumlah pasien korban banjir di kawasan Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) yang meninggal akibat penyakit leptospirosis (kencing tikus), hingga Selasa, telah mencapai tiga orang.

“Korban banjir yang menderita leptospirosis, termasuk `suspect` leptospirosis yang masih dirawat 73 orang, 22 di antaranya sudah sembuh 22, dan yang meninggal tiga orang,” Kepala Pusat Pengendalian Krisis (PPK) Departemen Kesehatan (Depkes), dr Rustam S Pakaya, MPH.

Ia menjelaskan bahwa data pasca banjir hingga pukul 19.30, jumlah pasien yang masih dirawat di 32 rumah sakit (RS) di DKI Jakarta, Banten dan Jabar sebanyak 1.552 orang.

Dari total pasien sebanyak 1.552 itu, termasuk penderita demam berdarah dengue (DBD), di mana yang masih dirawat 429 orang, dan meninggal 10 orang.

Sedangkan pasien yang menderita penyakit “GEA” (gastro, muntah, enteritis, berak encer, acuta), yang masih dirawat 849 orang dan meninggal 17 orang.

Ditambahkannya bahwa ada dua orang terkena 2, dan sisanya adalah patah tulang, ISPA dan lainnya.(*)

Copyright © 2007 ANTARA
sumber: http://www.antara.co.id/seenws/?id=53743
20 Februari 2007 20:22