Pascabanjir Banyak Rumah di Tangerang Dijual Murah

Tangerang-RoL — Pascabanjir yang melanda Kota Tangerang, banyak rumah penduduk dijual dengan harga relatif murah. Tanda ‘dijual’ tertera pada banyak rumah di kompleks Perumahan Pondok Arum, Kelurahan Nambo Jaya, Karawaci, Perumahan Taman Cibodas Kelurahan Uwung Jaya; Perumahan Total Persada, Kelurahan Gembor, Periuk; dan Perumahan Cileduk Indah Kelurahan Cileduk.

Bahkan beberapa rumah di Perumahan Villa Mutiara, Kelurahan Gembor, dan Perumahan Pinang Griya di Kelurahan Sudimara Pinang dipasang papan bertuliskan dijual. Padahal, kebanyakan rumah yang djual tersebut tidak tergenang air bah pekan lalu, namun jalan masuk ke areal perumahan itu sulit untuk ditempuh karena terendam banjir.

Harga rumah di Villa Mutiara ditawarkan sebesar Rp38 juta dengan luas tanah 72 meter persegi, padahal harga rumah serupa di tempat lain mencapai Rp79 hingga Rp120 juta.

Demikian pula rumah di Pondok Arum ditawarkan pemiliknya dengan harga Rp49 juta dengan luas tanah 90 meter persegi padahal di ruang belakang berlantai dua secara permanen.

“Walau tidak terkena banjir, rumah yang dijual itu mayoritas susah untuk dilalui bila musim hujan karena jalan masuk dan areal sekitarnya relatif rendah,” kata Ir Achmad Sirojudin, pemerhati lingkungan.

Dia mengatakan, para konsumen sebaiknya jangan membeli rumah ketika musim kemarau karena hampir semua penjual atau pengembang memberi janji bahwa kompleks itu bebas dari banjir.

Dari hasil pendataan terhadap warga yang membeli rumah di lokasi banjir karena banyak yang merasa tertipu dengan harga murah disodorkan penjual tanpa harus menanyakan terlebih dahulu tentang kondisi dan situasi lingkungan sekitarnya.

Biasanya penjual memasarkan di Jakarta saat musim kemarau, karena dominan penduduk Kota Tangerang tidak mau membeli rumah di tempat itu dengan alasan berada di areal banjir. antara

sumber: http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=283736&kat_id=23
Kamis, 22 Februari 2007 17:54:00