Pasien Leptospirosis yang Meninggal di RSUD Tarakan Terus Bertambah

Jakarta-RoL– Marsudi (47), pasien “leptospirosis” atau penyakit kencing tikus yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, Jakarta Pusat, Rabu (21/2) malam meninggal, hingga total korban meninggal akibat penyakit itu di rumah sakit tersebut sebanyak empat orang.

Pasien leptospirosis yang meninggal tersebut, warga Jalan Latu Menten I RT 16/05, Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Kepala Bidang (Kabid) Perawatan RSUD Tarakan, Zuraidah, mengatakan, pasien Marsudi sempat dirawat di rumah sakit tersebut sejak 15 Februari 2007 akibat penyakit leptospirosisnya parah karena sudah mengenai ke bagian ginjal dan liver.

“Dengan meninggalnya pasien leptospirosis itu, berarti menambah jumlah pasien pasca banjir yang meninggal terkena penyakit tersebut,” katanya.

Saat ini, kata dia, pihaknya masih merawat sebanyak 36 pasien dari jumlah semula 55 pasien sejak 4 Februari 2007 sampai sekarang, empat diantaranya meninggal dan sisanya sudah diperbolehkan pulang.

Selain itu, ia menyebutkan juga jumlah pasien diare yang meninggal di RSUD Tarakan bertambah dari semula tiga orang menjadi empat orang, dan korban terakhir, yakni, Surwini (35), warga Jalan Indra Loka V RT 07/04, Wijaya Kusuma, Jakarta Barat.

“Pasien Surwini meninggal pada Kamis (22/2) pukul 12.40 WIB akibat penyakit diarenya cukup parah,” katanya. Sementara itu, jumlah pasien demam berdarah dengue (DBD) yang meninggal pasca banjir sebanyak lima orang, sedangkan pasien DBD yang masih dirawat sampai Kamis siang sebanyak 60 orang yang terdiri dari 17 pasien anak-anak dan 43 pasien dewasa.

“Berikutnya 98 pasien diare yang terdiri dari 61 pasien anak-anak dan 37 pasien dewasa,” katanya. Sebelumnya, tiga pasien pasca banjir yang meninggal akibat leptospirosis di RSUD Tarakan, yakni, Ny Kh (71), warga Sentul No 9 B. Pasar Baru, Jakarta Pusat dan Dd (30), warga Tomang RT 16/5, Jati Pulo, Palmerah, Jakarta Barat. Serta, Khs (47), warga Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Barat. antara

sumber: http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=283731&kat_id=23
Kamis, 22 Februari 2007 17:32:00