Menristek Usulkan Danau Buatan di Jalur Sungai Purba
Laporan Wartawan Kompas Emilius Caesar Alexey

JAKARTA, KOMPAS–Menteri Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman mengusulkan pembangunan waduk-waduk penampungan air di jalur-jalur sungai purba, Jumat (2/3) di Jakarta Pusat. Pembangunan waduk di jalur-jalur sungai purba penting untuk penyerapan air di dalam tanah.

Kusmayanto mengatakan, pembangunan waduk-waduk itu dapat berguna untuk menampung kelebihan air dari sungai-sungai yang ada saat ini, di musim hujan. Penampungan air di danau-danau buatan tersebut dapat mencegah terjadinya banjir di saat puncak musim hujan.

Di sisi lain, air di danau-danau itu dapat terserap di jalur sungai-sungai purba yang berada di bawah tanah. Dengan demikian, terdapat cadangan air tanah bagi masyarakat Jakarta di musim kering.

Berdasarkan perhitungan Kementrian Ristek, terdapat 40 lokasi yang dapat dibangun danau buatan itu, terutama di Jakarta selatan dan bagian selatan Jakarta. Danau-danau itu dapat mencapai luas sekitar 800 hektar.

Danau percontohan yang sudah dibangun adalah danau di Kampus Universitas Indonesia, Depok. Biaya pembangunan danau semacam itu membutuhkan dana sekitar Rp2 miliar setiap danau.

sumber: http://www.kompas.com/ver1/Metropolitan/0703/02/145911.htm