Presiden Yudhoyono Bahas RUU Metropolitan
Laporan Wartawan Kompas Suhartono

JAKARTA, KOMPAS – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Senin (5/3) siang di Kantor Presiden, Kompleks Istana, Jakarta, dijadwalkan memimpin Rapat Terbatas (ratas) tentang Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemerintah Daerah DKI Jakarta Sebagai Ibukota Negara atau yang disering disebut RUU Metropolitan.

Dalam rapat itu, selain hadir Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla, hadir pula sejumlah menteri di antaranya Menko Polhukam Widodo AS, Mendagri Moh Ma’ruf, Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Paskah Suzetta, dan Gubernur DKI Sutiyoso serta sejumlah menteri lainnya.

Sejauh ini, RUU tersebut sudah dibahas dalam rapat panitia khusus di DPR. Setidaknya, dalam catatan Kompas, ada beberapa masalah yang belum dapat diselesaikan dalam RUU tersebut. Sejumlah masalah di antaranya mengenai status dan kedudukan Gubernur DKI, jumlah wakil gubernur, masalah bagi hasil pajak antara pemerintah pusat dan Pemprov DKI.

Senin pagi, Presiden Yudhoyono memimpin rapat dan mendengarkan laporan langsung dari Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Piet Talo tentang biofuel, masalah perbatasan dengan Timor Leste dan tanah longsor yang baru-baru ini terjadi di Kabupaten Manggarai.

Sore harinya, Presiden Yudhoyono akan melepas misi kebudayaan Indonesia ke China, dalam kaitan ulang tahun ke 50 hubungan kebudayaan Indonesia dan China.
Sementara, agenda Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla, tercatat pada Senin ini, hanya mengikuti ratas di Kantor Presiden.

sumber: http://www.kompas.com/ver1/Nasional/0703/05/113753.htm