Rumah yang Rusak Mulai Didata

[JAKARTA] Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur menginstruksikan kepada camat, lurah, dan dewan kelurahan (Dekel) di wilayahnya untuk mendata rumah warga yang rusak terkena banjir. Hal itu terkait akan segera mengucurnya dana bantuan untuk rehabilitasi rumah warga dari Pemprov DKI Jakarta.

Sekretaris Kota Jakarta Timur, Mardani menuturkan, dana bantuan korban banjir yang diambil dari dana pemberdayaan masyarakat kelurahan (PPMK) akan segera cair. “Pendataan harus dilakukan secara teliti agar bantuan bisa tepat sasaran,” kata Mardani, Rabu (28/2).

Pendataan rumah warga yang rusak akibat banjir akan dikategorikan berdasarkan tingkat kerusakannya, seperti rusak ringan, sedang, dan berat, sehingga penyaluran bantuan jelas standarnya.

Menurut Mardani, bantuan hanya akan diberikan kepada warga yang memiliki surat-surat kepemilikan dan IMB. “Rumah yang diberikan bantuan adalah memiliki bukti-bukti kepemilikan yang sah,” tegas Mardani.

Selain itu, rumah juga tidak boleh berada di bantaran kali. Bantuan ini juga akan lebih difokuskan kepada warga yang rumahnya rusak, namun mereka dikategorikan sebagai keluarga yang kurang mampu.

Untuk mencegah terjadinya penyelewengan dalam penyaluran bantuan tersebut, Mardani menegaskan, agar para petugas yang melaksanakan pendataan tersebut bekerja secara cermat. Dengan adanya data yang akurat berdasarkan klasifikasi yang telah ditentukan tersebut, diharapkan penyaluran bantuan akan lebih mudah dan merata.

Mardani mengungkapkan, apabila terjadi kesalahan dalam pendataan warga yang berhak menerima bantuan tersebut, dikhawatirkan akan menimbulkan masalah baru, dan pada akhirnya akan menjadi bumerang bagi pemerintah itu sendiri.

“Apabila salah langkah, ini akan menjadi sorotan,” tegas Mardani mewanti-wanti jajarannya.

Komposisi dana PPMK yang akan diberikan kepada korban banjir ini akan berubah dari komposisi penyaluran dana PPMK terdahulu. Sekitar 80 persen dana PPMK tahun ini digunakan untuk perbaikan rumah warga yang rusak. [L-11]
———————
sumber: http://www.suarapembaruan.com/News/2007/03/02/Jabotabe/jab07.htm
Last modified: 2/3/07