Industri Mebel Jakarta Timur Kini Menggeliat Lagi

jakarta, kompas – Setelah dilanda musibah banjir pada awal Februari lalu, industri kayu dan mebel di Jakarta Timur mulai menggeliat. Geliat industri mebel yang diklaim sebagai terbesar se-Asia Tenggara itu terlihat dengan diselenggarakannya pameran di Gedung Pusat Promosi Industri Kayu dan Mebel di Jalan Bekasi Raya, Jatinegara Kaum, Pulogadung, Jakarta Timur.

Menurut Ade Firman, Ketua Koperasi Industri Kayu dan Mebel Jakarta Timur, total kerugian yang diderita perajin kayu anggota koperasi akibat banjir mencapai Rp 1 miliar.

“Tidak saja barang produksi milik mereka yang rusak akibat banjir. Mesin-mesin juga rusak karena sudah dipantek ke tanah,” kata Ade.

Perajin juga tidak bisa berproduksi sehingga tidak bisa memenuhi target pemesanan. Padahal, hasil produksi mereka dikirim ke luar pulau dan luar negeri. “Sebanyak 50 persen produksi dikirim ke luar Jawa, sedangkan yang diekspor sebanyak 10 persen,” tutur Ade.

Menurut Kepala Suku Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jakarta Timur Soekirno, dengan adanya pameran, diharapkan para perajin terdorong semangatnya sehingga bisa segera memenuhi kebutuhan pasar akan mebel.

“Kami juga sudah mengajukan permohonan bantuan modal ke Departemen Industri, tetapi baru diproses,” ujarnya.

Ade menambahkan, saat ini kebutuhan mebel cukup tinggi. Selain kebutuhan normal yang harus dipenuhi, koperasi juga mendapatkan pesanan satu juta unit meja dan kursi untuk keperluan sekolah. “Permintaan itu baru dari Dinas Pendidikan Dasar Jakarta, belum yang lain,” ujar Ade. (arn)

http://www.kompas.com/kompas-cetak/0703/10/metro/3374025.htm