Pendaftar PPMK Terlalu Banyak
Dewan Kelurahan Kesulitan Susun Proposal

Jakarta, Kompas – Sebanyak 256 dari 267 kelurahan di Jakarta belum mendapat kucuran dana Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan atau PPMK karena belum menyerahkan proposal. Dewan Kelurahan kesulitan menyusun karena warga yang mendaftar untuk menerima dana PPMK terlalu banyak.

Ketua Forum Dewan Kelurahan (Dekel) DKI Jakarta Mohammad Yusuf, Rabu (7/3), mengemukakan, karena banjir terjadi di banyak tempat, banyak warga yang meminta bantuan perbaikan rumah. Di Kelurahan Warakas, Jakarta Utara, misalnya, terdapat sekitar 2.000 orang yang meminta bantuan perbaikan rumah menggunakan dana PPMK.

Warga yang meminta bantuan serupa di kelurahan lain yang terkena banjir mencapai ratusan hingga ribuan orang. Menurut Yusuf, banyaknya warga yang meminta bantuan perbaikan rumah sangat menyulitkan anggota Dekel karena harus memverifikasi tingkat kerusakan satu per satu.

“Kriteria pemberian bantuan pembangunan rumah didasarkan pada jenis kerusakan, jenis rumah, dan kemampuan ekonomi pemiliknya. Hanya kerusakan dinding atau jendela rumah sederhana dan penghuninya miskin yang dapat bantuan,” katanya.

Sementara itu, Maryadi, warga Kampung Melayu, mengatakan, dia dan ratusan tetangganya saat ini membutuhkan bantuan dana untuk memperbaiki rumah yang hanyut terbawa banjir.

Asisten Bidang Kesejahteraan Masyarakat DKI Rohana Manggala, mengatakan, dana PPMK sudah ada di rekening Dekel. Namun, proposal tetap merupakan syarat pencairan karena akan menjadi acuan dalam audit.

Proposal harus diserahkan kepada Badan Pemberdayaan Masyarakat di setiap kota untuk mendapat otorisasi pencairan dana. Dengan otorisasi itu, setiap Dekel dapat mencairkan dana yang sudah tersimpan di rekening mereka. (eca)

http://www.kompas.com/kompas-cetak/0703/08/metro/3369502.htm