Wajah Jakarta Cantik Kembali
Sisa Sampah Banjir Rampung Dibersihkan

Jakarta mulai terlihat cantik kembali. Puluhan ribu ton sampah pascabanjir yang berserakan di mana-mana sudah dibersihkan. Termasuk di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, dua daerah yang sampahnya paling banyak dan sulit dibersihkan. Diperkirakan, sampah yang dibersihkan selama 23 hari sejak awal hingga akhir Februari 2007 itu mencapai 32 ribu ton. “Masa pembersihan sampah sudah selesai, termasuk daerah yang sulit dibersihkan,” terang Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Eko Bharuna.

Eko mengakui memang masih ada sampah yang berada di bantaran sungai di beberapa wilayah seperti Jakarta Timur. Namun untuk pembersihannya masuk ke pemeliharaan rutin. Sampah pascabanjir yang dikelola langsung Dinas dan Suku Dinas Kebersihan DKI di lima wilayah mencapai 59.227 meter kubik. “Tapi yang ditangani kendaraan yang kita sewa sebanyak 45 ribu meter kubik,” papar dia.

Sementara itu, pembersihan sampah yang dibantu oleh alat berat dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mencapai 27.490 meter kubik. Sehingga total sampah yang diangkut selama pembersihan mencapai 131.717 meter kubik atau setara 32 ribu ton. “Sebelum dibantu kita memerlukan waktu 23 hari pembersihan, maka sampah rata-rata per hari mencapai 1.432 ton,” tuturnya.

Eko juga mengatakan kalau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantargebang akan tetap digunakan. Selama belum memenuhi syarat untuk ditutup. Tentunya dengan ukuran sampah yang sudah ditetapkan masih digunakan. Setidaknya bisa sampai dua hingga tiga bulan yang akan datang.

Sebelumnya, satu lokasi penampungan baru di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantargebang dibuka khusus untuk tempat pembungan sampah sisa banjir dari Jakarta. Menyusul dimulainya tahap rehabilitasi ibu kota pascabanjir. Itu dilakukan untuk menampung sampah sisa banjir di Jakarta telah dibuka satu titik pembuangan sampah baru di lokasi tersebut yang mampu menampung 500 ton hingga 1.000 ton sampah per hari.

Pemprov DKI sendiri menyiapkan 130 truk sampah dan 70 mobil pemadam kebakaran. Dinas Pekerjaan Umum menyiagakan 10 alat berat dan 50 truk bantuan untuk mengangkut sampah itu. Dua ratus truk sampah pinjaman dari pihak swasta yang juga digunakan untuk mengangkut sampah sisa banjir. Ada pun Kadin membantu dengan meminjamkan 327 alat berat berbagai jenis. (aya)

http://www.indopos.co.id/index.php?act=detail_c&id=274899