Selasa, 13 Maret 2007, 02:31:11
DPR MERDEKA :

Keahlian Penanggulangan Bencana Jangan Diabaikan

SESUAI UU nomor 34 tahun 2004, tugas TNI selain melaksanakan ope­rasi militer untuk perang juga melaksanakan operasi militer selain perang.

Operasi tersebut antara lain membantu penanggulangan akibat bencana alam dan membantu pencarian dan pertolongan dalam ke­celakaan (SAR).Belakangan Indonesia secara bertubi-tubi me­nga­lami musibah, baik musibah bencana alam maupun musibah kecelakaan. Mulai bencana alam tsunami yang melanda Aceh dan Sumatera Utara, gempa bumi di Jogyakarta dan Jawa Tengah, be­ncana lumpur panas Lapindo, bencana banjir yang melanda Ibu Kota Jakarta serta bencana alam lainnya.Begitu pula dengan musibah kecelakaan. Mulai dari kecelakaan jatuhnya pesawat Adam Air, tenggelamnya KM Senopati Nusantara, terbakarnya KM Roro Levina 1 serta kecelakaan pesawat Garuda di Jogyakarta.

Dalam penanggulangan bencana dan kecelakaan, pemerintah menunjuk Bakornas dan Basarnas dengan melibatkan seluruh komponen bangsa termasuk pelibatan TNI sesuai dengan UU nomor 34 tahun 2004. Peran TNI dalam membantu korban bencana alam dan kecelakaan yang beruntun itu cukup menonjol dibanding dengan komponen lainnya.Baik itu dalam penanganan bantuan di wilayah bencana seperti evakuasi korban, hospitalisasi rehabilitasi dan kontruksi. Selama ini TNI menjadi andalan pemerintah untuk membantu tugas-tugas kemanusiaan.

Tapi pelibatan TNI selama ini belum optimal. Itu dapat dilihat dari kebijakan yang berkaitan dengan pengerahan pasukan untuk membantu menanggulangi akibat bencana alam dan kecelakaan. Idealnya kebijakan pemerintah dalam membentuk profesionalisme TNI tidak hanya terbatas menjadikan TNI yang handal dalam pe­rang. Tetapi profesionalisme juga harus meliputi kemampuan melak­sanakan tugas penanggulangan bencana alam dan SAR.

Kebijakan pemerintah membentuk militer yang profesional sela­ma ini cenderung hanya difokuskan pada tugas operasi militer un­tuk perang. Sedang peningkatan profesionalisme dalam tugas se­lain perang relatif terabaikan.Padahal, belakangan TNI lebih banyak terlibat dalam tugas operasi selain perang dibanding tugas perang. Utamanya tugas penanggulangan akibat bencana alam dan tugas membantu pencarian dan pertolongan dalam kecelakaan. Jajaran TNI akan terus disibukkan dengan tugas penanggulangan bencana dan kecelakaan.

Diprediksi bencana alam dan kecelakaan masih tetap akan terjadi karena terletak di lokasi yang dinilai rawan bencana. Untuk lebih mengoptimalkan peran TNI di wilayah benca­na mereka harus dibekali pengetahuan dan ketrampilan khusus yang berkaitan dengan bantuan penanggulangan korban akibat bencana dan tugas-tugas SAR.

Setiap individu prajurit sebaiknya dididik dan dilatih sehingga minimal mereka memiliki kemampuan dasar cara-cara penang­gula­ngan bencana dan SAR. Karena pada dasarnya bencana alam dan kecelakaan dapat terjadi kapan saja di wilayah Indonesia. Dengan demikian, keluhan dan kritikan terhadap terlambatnya bala bantuan di lokasi gempa, termasuk bala bantuan TNI dapat dihin­darkan. Profesionalisme TNI dalam memberikan bantuan penang­gulangan bencana alam dan SAR juga harus didukung sarana alat peralatan yang memadai. Sarana transportasi khususnya pesawat angkut udara untuk mengangkut bantuan ke wilayah bencana sangat diperlukan.

Optimalisasi pelibatan TNI dalam menanggulangi bencana dan kecelakaan dapat dilakukan dengan membentuk satuan gugus tugas (task force) penanggulangan bencana dan SAR seperti yang dimiliki AS. Task force dapat bersifat interdep dengan tulang pung­gung personel TNI berada di bawah kendali Bakornas atau Basar­nas sesuai kepentingan.

Jadi, TNI membentuk satuan tugas khusus penanggulangan bencana yang melibatkan berbagai kesatuan dan ke­ahlian task force ini lebih mudah dan lebih cepat digerakkan ka­rena berada di bawah kendali langsung pimpinan TNI.Begitu pula tentang belum adanya anggaran bagi TNI untuk melaksana­kan tugas penang­gulangan bencana dan SAR merupakan bukti belum adanya ke­sungguhan pemerintah untuk melibatkan tugas itu. Idealnya peme­rintah harus menyediakan pos anggaran khusus bagi TNI terkait dengan pelibatan TNI dalam penanggulangan bencana dan SAR. RM

Muhammad Dimyati,Jogyakarta

http://www.rakyatmerdeka.co.id/edisicetak/?pilih=lihat&id=34139