DKI Ajukan RAPBD Rp 20,95 T
Ken Yunita – detikcom

Jakarta – Setelah pengajuan pertama sebesar Rp 21,5 triliun ditolak Depdagri, Pemprov dan DPRD DKI Jakarta kembali mengajukan RAPBD baru. Besarannya lebih kecil, Rp 20,95 triliun.

Awalnya pemprov mengajukan RAPBD sebesar Rp 20,4 triliun kepada Depdagri. Tapi di tengah jalan, pemprov menyisipkan anggaran Rp 1,1 triliun.

Oleh Depdagri, anggaran sisipan untuk bantuan sosial itu dicoret. Akhirnya dilakukan negosiasi ulang antara DKI dengan Depdagri dan disepakati angka Rp 20,95 triliun.

Menurut Sekda DKI Jakarta Ritola Tasmaya, angka kesepakatan itu merupakan batas toleransi yang bisa disediakan pemerintah.

“Kenaikan maksimal Rp 500 miliar, kalau lebih dari itu tak bisa ditolerir,” kata Ritola di Balaikota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (13/3/2007).

Dengan pagu baru itu, berarti RAPBD DKI mengalami penyusutan sekitar Rp 600 miliar dari pengajuan awal. Namun Ritola tidak menjelaskan rincian pemotongan Rp 600 miliar itu terletak pada pos-pos mana saja.

“Pastinya, seluruh dedicated program DKI Jakarta dikembalikan pada pada anggaran semula. Seperti proyek BKT (Banjir Kanal Timur) sebesar Rp 800 miliar dan busway Rp 300 miliar,” kata Ritola.

Sementara itu, Gubernur DKI Sutiyoso berharap proses penetapan APBD DKI dapat selesai akhir minggu ini. Jika tidak segera ditetapkan, akan mengganggu jalannya beberapa proyek yang berkaitan dengan publik dan sosial.

“Hanya tidak ada deadline, tapi saya berharap akhir minggu ini clear semua,” kata Sutiyoso di Balaikota.

“Kita sudah menunggu 4 bulan. Itu yang harus menjadi perhatian legislatif,” tambah Wakil Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo di tempat yang sama.

Sutiyoso membantah efisiensi Rp 600 miliar oleh Depdagri itu terkait dengan honor rapat. “Tidak ada potongan. Itu koreksi Depdagri sudah jelas mengikat dan harus kita ikuti,” tandasnya.

RAPBD ini akan diserahkan ke Depdagri untuk disetujui. Jika sudah disetujui, dikembalikan lagi ke pemprov untuk ditandatangani gubernur. (aba/sss)

http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/03/tgl/13/time/125617/idnews/753501/idkanal/10