DPRD: Kami Alokasikan Rp 850 Milyar
Selasa 13 Maret 2007, Jam: 22:42:00

JAKARTA (Pos Kota) – Setelah sempat dipangkas DPRD, kini alokasi anggaran untuk pembebasan lahan banjir kanal timur (BKT)dihidupkan lagi secara utuh yakni Rp 850 milyar. Hanya saja dewan mengingatkan agar anggaran yang sudah ditetapkan bisa terserap semua.

Kepastian dihidupkannya kembali anggaran pembabasan lahan BKT terungkap saat rapat terakhir revisi APBD DKI 2007 antara eksekutif dengan legislatif, kemarin. APBD DKI ditetapkan Rp 20,9 trilyun. Sebelum dipersoalkan Mendagri M. Ma’ruf, APBD sebesar Rp 21,5 trilyun.

“Anggaran untuk pembebasan lahan BKT utuh tidak ada yang kami pangkas serupiah pun. Tapi harapan kami agar anggaran yang sudah dialokasikan bisa terserap, sehingga pembangunan BKT bisa cepat selesai,” tegas Ade Surapriatna, Ketua DPRD DKI, usai rapat kerja membahas revisi APBD DKI 2007.

Sebelumnya DPRD mengurangi alokasi anggaran untuk pembebasan lahan senilai Rp 200 milyar dari yang diajukan Rp 850 milyar. Alasannya, pada tahun sebelumnya alokasi anggaran untuk hal yang sama tidak terserap semua.

Dijadwalkan APBD hasil revisi eksekutif dan legislatif, hari ini (Rabu, 14/3) diserahkan kembali ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M. Ma’ruf untuk diintakan persetujuan. “Kami yakin Mendagri akan menyetujui karena apa yang diinginkan sudah diikuti,” ucap Ade.

Keculai untuk pembangunan sarana dan prasaran busway koridor VIII, lanjut Ade, semua alokasi anggaran untuk program prioritas tidak ada yang dipangkas. Misalnya, untuk sekolah gratis, jaminan kesehatan keluarga miskin (gakin), pembangunan waduk atau situ, PPMK, pemberdayaan ekonomi warga, dan lainnya tidak ada yang dikutak-kutik.

Sementara itu, Sayogo Hendrosubroto, Ketua Komisi D DPRD DKI, menegaskan alokasi anggaran untuk pembangunan koridor VIII dilaihkan antara lain untuk pembangunan jembatan gantung di Condet senilai Rp 5 milyar, pembangunan jembatan di Kali Bata sebesar Rp 10 milyar, dan lainnya.

http://www.poskota.co.id/news_baca.asp?id=30732&ik=3