Pendapatan Rp 700 Miliar Belum Jelas

Jakarta, Kompas – Meskipun telah menyepakati besaran Rp 20,95 triliun, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah DKI Jakarta 2007 masih menyisakan masalah ketidakjelasan pos pendapatan sebesar Rp 700 miliar. APBD 2007 masih menggunakan asumsi sisa penggunaan anggaran Rp 2,9 triliun, tetapi sisa yang ada sebenarnya hanya Rp 2,2 triliun.

Ketua Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Dani Anwar (Fraksi PKS) mengungkapkan itu, Selasa (13/3). Ketidakjelasan anggaran akan menyulitkan pemerintah provinsi (pemprov) pada waktu mendatang karena sebelumnya sudah dibebani peningkatan pendapatan dari kenaikan pajak.

“Bakal ada pos-pos anggaran tertentu dari unit teknis yang tidak akan dikerjakan pemprov jika kekurangan dana itu tidak dapat ditutupi,” kata Dani.

Pemprov DKI dan DPRD masih sibuk menyusun penyesuaian APBD, yang telah dikoreksi Departemen Dalam Negeri (Depdagri). Depdagri mengoreksi APBD dari Rp 21,525 triliun menjadi Rp Rp 20,25 triliun. Namun, APBD dinaikkan lagi menjadi Rp 20,95 triliun, sesuai kesepakatan pemprov dan DPRD.

Wakil Ketua DPRD DKI Maringan Pangaribuan mengatakan, berlarutnya proses pembahasan dan penetapan APBD karena adanya kewajiban koreksi oleh Depdagri. (eca)

http://www.kompas.com/kompas-cetak/0703/14/metro/3383925.htm