SUMUR PURBA DITELUSURI

Selasa 13 Maret 2007, Jam: 22:37:00

JAKARTA (Pos Kota) – Pemda DKI segera menelusuri lokasi sumur purba yang ada di wilayahnya. Bila sudah ditemukan, kelak di atas sumur tersebut bakal untuk pembangunan terowongan air bawah tanah alias reservoir.

Pembanguna reservoir ini, nantinya direncanakan untuk penaggulangan banjir serta untuk cadangan air baku yang akan diolah menjadi air bersih bagi warga Jakarta.

Menurut Sutiyoso, adanya informasi sumur purba tersebut dari laporan Menteri Negara Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman yang datang ke Balaikota pekan lalu. Dia menyambut baik usulan yang ditawarkan dari Menristek tersebut.

“Pada dasarnya kita sejalan dengan pemikiran Menristek, utamanya untuk menanggulangi banjir di ibukota,” ujar Sutiyoso, di Balaikota Pemda DKI, kemarin.

Sutiyoso yang biasa dipanggil Bang Yos, meyakinkan pemda serius mengantisipasi banjir di Jakarta. Hanya saja dia meminta kepada daerah penyangga supaya konsisten terhadap kewajibannya sesuai dengan hasil rapat dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla beberapa waktu lalu.

“Saya berharap banjir pada tahun depan dapat diminimalisir, dan saya tidak ingin siklus banjir lima tahunan terjadi lagi di Jakarta. Jadi jangan seperti banjir tahun 2002 itu, artinya kita harus menangani banjir tidak pada saat banjir saja,” tukasnya.

Sebelumnya Menristek Kusmayanto Kadiman menyampaikan bahwa di Jakarta terdapat sejumlah aliran sungai purba yang kini tertimbun. Untuk menanggulangi banjir di Jakarta, pemerintah pusat akan membangun waduk-waduk resapan yang akan dibangun di atas sumur-sumur purba yang ada di wilayah hulu. Diperkirakan, pembangunan tersebut akan mampu mengurangi aliran air ke arah hilir hingga 40 persen.

Saat ini, telah didata sejumlah aliran sungai purba yang ada di bagian selatan dan timur Jakarta. Diperkirakan terdapat ratusan aliran sungai purba di Jakarta. Dari hasil pantauan pada peta hidrogeologi, saat ini terdata sekitar 40 sungai purba.

Berdasarkan pantauan peta hidrogeologi dari 40 sungai tersebut memiliki potensi lokasi waduk resapan seluas 810 hektar. Antara lain terdapat di Kali Angke, Kali Sunter, Kali Krukut, Kali Pesanggrahan, dan Kali Grogol.

Sumur purba merupakan aliran sungai yang sudah ada sejak ribuan tahun silam, yang berada di bawah permukaan tanah saat ini. Namun, tidak semua sungai purba dapat diopimalkan fungsinya untuk dibangun waduk resapan di atasnya.

http://www.poskota.co.id/news_baca.asp?id=30729&ik=3