Sungai Purba, Riwayatmu Dulu…
Nurvita Indarini – detikcom

Jakarta – Peninggalan zaman purbakala bukan hanya fosil dan candi, tapi juga sungai. Sungai-sungai purba yang terbentuk 5.000 tahun lalu itu masih ada hingga kini, di abad moderen. Seperti apa rupanya?

Sungai purba tidak begitu saja bisa kasat mata. Lokasinya saat ini berada di bawah permukaan tanah.

Tetapi sungai purba masih membentuk suatu alur yang menjadi perlintasan air di bawah tanah. Dan lagi, sungai purba tertutup endapan pasir dan tanah.

Yang mencengangkan, diperkirakan ada ratusan aliran sungai purba di Jakarta. Saat ini yang teridentifikasi sudah sekitar 40 sungai purba.

Jadi, bagi yang sedang menginjak ibukota, tempat Anda berdiri sekarang ini bisa saja di bawahnya terdapat sungai purba.

“Sungai purba itu jangan dibayangkan seperti sungai di permukaan. Sungai purba kini tinggal endapan saja dan kedalamannya bervariasi,” kata pengamat geologi quarternary LIPI Eko di Gedung LIPI, Jl Gatot Soebroto, Jakarta.

Sungai purba berada pada 5 hingga ratusan meter di bawah permukaan tanah sekarang. Semakin tua usia sungai purba, semakin dalam berada di bawah permukaan tanah.

“Bentuknya berkelok-kelok. Sungai purba memang merupakan sungai alami yang tidak berbentuk lurus,” jelas Kabid Kebutuhan Masyarakat Kementerian Riset dan Teknologi Teddy W Sudinda di kantornya, Jl MH Thamrin, Jakarta.

Makin tua sungainya, penyebarannya semakin besar. Sungai purba merupakan tempat berkumpulnya air tanah.

Melihat dari fungsinya, tentu sungai purba punya banyak manfaat yang bisa diperoleh manusia yang hidup di atasnya. Jadi, jangan remehkan peninggalan purba yang satu ini.

Keterangan Foto:
Aliran sungai purba (warna hijau) di Jakarta. (sss/nrl)

http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/03/tgl/13/time/080252/idnews/753299/idkanal/10